The Samo telah merilis EP baru yang sangat dinantikan, Enigma. Album ini debut secara live pada 13 September, bersamaan dengan penampilan ritus EP perdana di panggung Fest For Music.
EP berisi empat lagu ini menceritakan kisah epik seorang peziarah yang memulai perjalanan sederhana untuk mencari cengkeh terbaik di dunia berubah menjadi misi suci untuk memulihkaan tanah Samogolt yang hampir hancur. Kerajaan yang pernah berjaya kini dipenuhi penderitaan, nasib Samogolt bergantung pada peziarah yang dipandu oleh bisikan bawah sadar dari penjaga tanah, ‘Stygian.’
“Desain suara pada EP terbaru kami menciptakan atmosfer yang mengerikan dengan suara siulan untuk mendukung tema utamanya,” jelas Silly Grime.
Enigma telah tersedia di Spotify, Apple Music, dan seluruh layanan streaming digital.

Berasal dari Malang, Indonesia, The Samo hidup dalam tema-tema sosial dalam “Rambling Shout, Chaotic Rock” dipicu semangat entitas pengembara yang menyeruak dalam gelombang suara.
The Samo dibentuk oleh Silly Grime sebagai shouter/vokal dan pulser/gitar, Dipta Isya sebagai picker/gitar, Azam Akbar sebagai rooter/bass, dan Eden Husain sebagai detonator/drum.
