Cover for ORIDISTRO
2,057
ORIDISTRO

ORIDISTRO

Your Criminal Partners

Thursday April 18th, 2024

ORIDISTRO
AHMAD RIFQI KEMBALI RILIS SINGLE TERBARU BERJUDUL “SIRNA”, BERCERITA TENTANG KEHILANGAN ORANG YANG PALING DI SAYANG

Penyanyi yang juga berprofesi sebagai Notaris di Aceh, Ahmad Rifqi kembali rilis single terbaru berjudul “Sirna”, Ini merupakan lagu ke-4 yang ditulis oleh Ahmad Rifqi yang akan memberikan warna baru diblantika musik Aceh dan Indonesia. Untuk produksi musik dan arransemennya ditangani langsung oleh Ridho Brilian dengan sentuhan gaya musik bergenre Pop-Ballad dengan ciri khas suara Ahmad Rifqi yang autentik dan melankolis.

“Makna liriknya sangat sedih karena menceritakan tentang kehilangan seseorang yang paling disayang. Kenangan atas kisah cinta baik suka dan duka begitu indah dan sulit dilupakan. Saya merasa waktu terasa cepat untuk orang yang paling disayang itu telah tiada dan merasa masih terus berharap agar ia kembali walaupun hal itu mustahil adanya,”kata Rifqi menjelaskan makna Sirna.

Selain single Sirna, Ahmad Rifqi juga memiliki tiga single yang sudah dirilis sebelumnya yaitu berjudul Cinta Selamanya bersama Produser Musik Nasional, Denny Chasmala, Juang Takdirku dan Menara Terang.

Untuk Music Videonya, telah dirilis Minggu, 7 April 2024 di channel youtube Ahmad Rifqi dan telah ditonton lebih dari 7.818 penonton. Hampir setiap penonton memberikan komentar bahwa video klipnya sangat mewakili perasaan banyak orang, khususnya orang-orang yang rindu orang tua dan rindu masa kecilnya. Bahkan ada yang tersentuh dan menangis setelah mendengar lagu dan melihat video klip Sirna.

Dalam pembuatannya, Ahmad Rifqi bersama Samsul Bahri & Friends menceritakan cerita perjuangan seorang tukang parkir di bulan ramadhan yang sedang merindukan keluarganya. Ada banyak kenangan masa kecil saat berbuka puasa, shalat tarawih, main kembang api, dan tadarus bersama ayah dan ibu, dan itu adalah hal yang tak terlupakan, termasuk pulang kampung yang menjadi tradisi menjelang hari raya lebaran idul fitri untuk berjumpa keluarga tercinta. Di akhir video klip, suasana haru dan sedih akan menyelimuti karena ayah dan ibu yang dirindukan ternyata selama ini sudah tiada.

Lokasi pembuatan video klip dilakukan di Gampong Nusa, Aceh Besar dan kawasan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Video klip sengaja mengambil suasana Ramadhan menjelang hari rayaIdul Fitri agar bisa mengobati rasa kerinduan kepada keluarga di kampung halaman. Termasuk kerinduan masa kecil saat berbuka puasa bersama orang tua,shalat tarawih, mengaji dan main kembang api.

Ahmad Rifqi juga menitipkan doa melalui lagu ini kepada kawan-kawan yang orang tuanya sudah meninggal dunia. Terlebih di momen bulan Syawal, Ahmad Rifqi mengajak untuk meminta maaf kepada orang tua jika memiliki salah dan selalu mendoakan orang tua sebagai wujud bakti kita kepadanya.

Ia berharap lagu Sirna bisa diterima dan dinikmati oleh seluruh masyarakat dan semoga bisa mewakili banyak rasa dengan kisah kehilangannya. “Semoga banyak orang yang dengar, menikmati dan tentunya berharap bisa mewakili banyak rasa dengan kisah kehilangan,”ucapnya.

Single Sirna sendiri secara serentak sudah bisa didengarkan di seluruh digital platform music.

oridistro.com

www.youtube.com/watch?v=bEIykb1hPhE

#AhmadRifqi
#Oridistro
#OridistroMedia
#YourCriminalPartners
#PressRelease
#Music
#News
#ShoutOut
#TheWall
See MoreSee Less
View on Facebook

Wednesday April 17th, 2024

ORIDISTRO
WASAKA RILIS SINGLE BARU "BACKBONE", LAGU PENUH SEMANGAT UNTUK KAWULA TULANG PUNGGUNG KELUARGA

Wasaka kembali hadir menggebrak industri musik Indonesia dengan single terbarunya berjudul "Backbone". Sebelumnya, grup yang terdiri dari 6 rapper dan 1 DJ ini secara konsisten sudah menghadirkan musik yang membangun basis penggemar setia di sepanjang perjalanan mereka. Kini mereka siap merilis lagu yang menceritakan tentang kerja keras seorang "Tulang Punggung" dalam menghidupi keluarganya.

Dengan tema yang cenderung sentimental, "Backbone" justru dibawakan dengan penuh energik oleh Crazy Zal dan Zen RK. Beat yang diproduksi oleh Napalm68 menambah nuansa dinamis pada lagu ini seakan menjadi bentuk penyemangat untuk para pejuang rupiah.

"Lagu ini kami dedikasikan untuk semua ‘pejuang rupiah’ yang berjuang menghidupi orang-orang di sekitarnya tanpa lelah." ungkap Crazy Zal. "Kami ingin menyampaikan rasa hormat dan penghargaan atas dedikasi mereka." Zen RK menambahkan, "Backbone" juga ingin memotivasi para pendengar untuk terus semangat dalam bekerja dan meraih mimpi. "Jangan pernah menyerah, meskipun rintangan yang dihadapi terasa berat," imbuhnya.

Single "Backbone" dirilis secara resmi pada 14 April 2024 di semua platform musik digital. Video liriknya pun telah diluncurkan di kanal YouTube Wasaka dan dapat disaksikan oleh seluruh penggemar.

oridistro.com

www.deezer.com/us/album/565092502

#Wasaka
#Oridistro
#OridistroMedia
#YourCriminalPartners
#PressRelease
#Music
#News
#ShoutOut
#TheWallWasaka – album – 2024 – 1 song
See MoreSee Less
View on Facebook

Wednesday April 17th, 2024

ORIDISTRO
PEGGY GOU MENGUMUMKAN ALBUM DEBUT I HEAR YOU DIRILIS 7 JUNI VIA XL RECORDINGS, SINGLE BARU “1+1= 11” DIRILIS BERSAMA VIDEO MUSIK YANG DISUTRADARAI DAN DIBINTANGI OLEH OLAFUR ELIASSON

Artis, produser, DJ, dan pelopor budaya Peggy Gou mengumumkan detail album debutnya yang telah lama ditunggu-tunggu. Salah satu rekaman debut yang paling ditunggu-tunggu dalam beberapa tahun terakhir, I Hear You akan dirilis pada 7 Juni 2024 melalui XL Recordings. Album sepuluh lagu ini merupakan puncak kerja keras selama bertahun-tahun bagi artis kelahiran Korea, yang secara unik dihormati sebagai ikon underground dan sensasi global, yang berpegang teguh pada visinya yang tak tergoyahkan untuk menjadi salah satu artis musik elektronik dan DJ yang paling banyak diminati. Di dalam dunia. Menampilkan single-single sebelumnya, hit global yang menduduki puncak tangga lagu pada tahun 2023 “(It Goes Like) Nanana” dan kolaborasinya dengan Lenny Kravitz “I Believe in Love Again”, LP ini menampilkan Gou melangkah ke level berikutnya dalam seninya dan dengan berani mengklaim suaranya melalui lensa kaleidoskopik musik house tahun 90an.

Berbicara tentang I Hear You, Peggy Gou berkata:
“I Hear You lebih dari sekedar album debutku. Ini merupakan perwujudan dedikasi selama berjam-jam dalam perjalanan saya untuk menciptakan sesuatu yang abadi, dan merupakan bukti kekuatan mendengarkan, terhadap diri kita sendiri, dan terhadap satu sama lain.”

Untuk merayakan berita album tersebut, Peggy Gou hari ini merilis single baru “1+1=11”, sebuah lagu kebangsaan festival yang menandakan “kebersamaan” dan dirancang untuk menyatukan lantai dansa di seluruh dunia. “1+1=11” disertai dengan video musik pertama dari artis terkenal Islandia-Denmark, dan teman lama Gou, Olafur Eliasson. Video ini disutradarai dan dibintangi oleh Eliasson, yang karyanya terkenal secara global – termasuk The Weather Project (2003), The New York City Waterfalls (2008) dan Ice Watch (2014) – sering kali terinspirasi oleh sistem alam, yang mewujudkan pengalaman dan juga gerakan, disiplin ilmu yang ia sukai saat remaja breakdancer. Video tersebut ditayangkan perdana di Berlin tadi malam di sebuah pesta yang diselenggarakan oleh Gou, menampilkan jajaran DJ yang dikurasi secara pribadi termasuk Spray, fka.m4a, dan Matrefakt. Lihat cuplikan pestanya di sini.

Berbicara tentang video “1+1=11”, Eliasson berujar:
“Menari itu transformatif! Ini membengkokkan dan membentuk kembali hubungan kita dengan ruang dan waktu. Ketika saya masih remaja, breakdance mengubah hidup saya. Saya suka bermunculan, bergerak seperti robot, dan melakukan boogie listrik. Tarian jalanan memungkinkan saya menjelajahi ruang tubuh saya dalam kaitannya dengan dunia di sekitar saya. Saya menyadari bahwa dengan bergerak, saya dapat mengubah ruang. Saya bisa mengubah apa yang saya lihat dan apa yang saya rasakan. Dan pengalaman-pengalaman ini terbukti menjadi landasan bagi karya seni saya selanjutnya.

Patung dan tarian keduanya merupakan bahasa non-verbal. Terkadang untuk berkomunikasi, Anda hanya perlu bergerak. Itulah yang terjadi saat pertama kali saya bertemu Peggy. Kami sedang makan siang, membicarakan minat kami yang sama dalam psikosonik, ritme, dan gerakan, dan untuk menunjukkan padanya gerakan yang saya bicarakan, saya berdiri di restoran untuk menari. Saya sangat senang karena dia kemudian meminta saya menari di video untuk salah satu rilisannya yang akan datang dan mengembangkan bahasa visual untuk video tersebut. Dengan menyatukan tarian – yang merupakan perwujudan eksplorasi ruang angkasa – dengan bayangan, cahaya, dan cermin warna-warni, saya mampu membawa beberapa minat utama yang telah lama membentuk karya seni saya ke dalam konteks yang benar-benar baru. Bekerja sama sangat bermanfaat dan menyenangkan!”

Video “1+1=11” adalah salah satu dari tiga kolaborasi I Hear You antara Gou dan Eliasson. Karya seni sampul album yang mencolok menampilkan Gou mengenakan karya seni Psychoacoustic empathy amp (2023) – sebuah “cincin telinga” yang dibuat oleh Eliasson. Sementara itu, pada pembuka album seruan futuristik “Your Art”, Gou membacakan puisi Eliasson “Your planet seen from inside” yang dieditnya sendiri, yang ditulis untuk menemani cerita sampul majalah TIME tahun 2022 miliknya. Di tempat lain, kolaborasi vokal kedua hadir berkat sensasi rap Puerto Rico Villano Antillano sementara Gou, pemain utama, penulis, produser dan mixer album, meminjamkan vokal khasnya di seluruh album. Hasilnya adalah sebuah album yang mengukuhkan posisi Peggy Gou sebagai pionir budaya sejati, sekaligus bernostalgia namun memiliki pemikiran yang sangat maju.

Sementara itu, tahun 2024 akan menjadi tahun yang besar dalam dunia live bagi Peggy Gou. Setelah tampil di hadapan lebih dari satu juta orang pada tahun 2023, ia telah tampil di berbagai acara terkenal seperti festival Glastonbury, Coachella, dan Primavera bersama dengan pertunjukan utama terbesarnya hingga saat ini, di Gunnersbury Park, London, pada tanggal 17 Agustus.

TENTANG PEGGY GOU:

Peggy Gou secara unik dihormati sebagai ikon underground dan sensasi global, berpegang teguh pada visinya yang teguh untuk menjadi salah satu musisi elektronik dan DJ paling laris di dunia. Setelah tampil di hadapan lebih dari satu juta orang di seluruh dunia pada tahun 2023, produser dan artis kelahiran Korea Selatan yang berbasis di Berlin ini telah merintis jejaknya sendiri sebagai DJ Korea pertama yang memerankan Berghain, DJ wanita pertama yang menjadi headline di pesta penutupan Ushuaïa Ibiza. dan wanita pertama dalam lebih dari 20 tahun yang muncul dalam 10 Besar daftar 100 Teratas tahunan DJ Mag.

Sejak tahun 2016, ia menciptakan perpaduan unik antara musik klub yang berwawasan ke depan sekaligus nostalgia, menemukan terobosan globalnya dengan EP Once pada tahun 2018, yang melahirkan lagu-lagu hits seperti “It Makes You Forget (Itgehane),” dan “Han Jan.” Sebagai seorang pembuat selera yang penting, ia menjalankan label musik dan desainnya, Gudu, yang melaluinya ia menerbitkan Moment EP tahun 2019 yang mendapatkan pujian kritis, mendesain lini fesyen Peggy Goods miliknya yang terkenal, dan menjual tiket festival London Pleasure Gardens miliknya selama empat tahun berturut-turut. Tahun 2024 akan menjadi pertunjukan utama terbesarnya di London ketika ia tampil di hadapan 25.000 orang di Gunnersbury Park pada bulan Agustus.

Dia berkolaborasi dengan semua orang mulai dari legenda house Maurice Fulton (“Jigoo” tahun 2020) hingga pahlawan tandingan budaya Korea Selatan OHHYUK (“Nabi”) tahun 2021, dan terdaftar untuk remix tahun 2022 dari lagu ikonik Kylie Minogue “Can’t Get You Out of My Head. ” Disebut sebagai "DJ paling keren di dunia" oleh Rolling Stone, Gou telah menghiasi sampul Vogue Jerman, Vanity Fair Italia, GQ Timur Tengah dan Korea, Harper’s Bazaar Malaysia, dan lainnya, sambil berkolaborasi dengan Louis Vuitton, Mont Blanc dan Samsung adalah beberapa di antaranya.

Dia membuat lagu internasional musim panas tahun 2023 dengan “(It Goes Like) Nanana,” yang menduduki puncak tangga lagu single di Belanda, Belgia, dan Yunani, serta tangga lagu Billboard Dance Airplay. Lagu hit klub yang nyaman ini muncul di album debutnya yang sangat dinanti-nantikan, I Hear You, yang akan dirilis pada bulan Juni di XL Recordings. Juga menampilkan kolaborasinya dengan Lenny Kravitz “I Believe in Love Again,” LP ini menampilkan Gou dengan berani mengklaim suaranya melalui lensa kaleidoskopik musik house tahun 90an.

TENTANG OLAFUR ELIASSON:

Karya seniman Islandia-Denmark Olafur Eliasson (lahir 1967) mengeksplorasi relevansi seni di dunia secara luas. Sejak tahun 1997, pertunjukan solonya yang luas – menampilkan instalasi, lukisan, patung, fotografi, dan film – telah ditampilkan di museum-museum besar di seluruh dunia. Karya seninya didorong oleh minatnya pada persepsi, gerakan, pengalaman yang diwujudkan, dan perasaan diri dan komunitas.

Eliasson terkenal secara internasional karena karyanya yang menantang cara kita memandang dan berinteraksi dengan lingkungan. Dia mewakili Denmark di Venice Biennale ke-50 pada tahun 2003 dan kemudian pada tahun itu memasang Proyek cuaca, matahari buatan raksasa yang diselimuti kabut, di Turbine Hall of Tate Modern, London, yang disaksikan oleh lebih dari dua juta orang.

Eliasson terus mengeksplorasi cara-cara di mana gerakan dapat diintegrasikan ke dalam karya-karyanya untuk menciptakan lingkungan yang dinamis, dengan karya-karya yang mengundang pemirsa untuk terlibat dengan ruang dan diri mereka sendiri dengan cara yang tidak terduga. Dalam Movement microscope (2011), Eliasson mengajak sekelompok penari untuk melakukan suatu bentuk intervensi spatio-temporal selama hari kerja normal di studionya di Berlin. Pada tahun 2012, Eliasson membuat desain set untuk Tree of codes, sebuah balet karya koreografer terkenal Wayne McGregor berdasarkan buku Jonathan Safran Foer dengan judul yang sama. Set yang menampilkan serangkaian panel reflektif yang mendistorsi dan memecah-mecah gerakan para penari, menambah dimensi visual yang memukau pada koreografi McGregor. Keterlibatan Eliasson dengan tarian dan gerakan meluas ke proyek-proyek seperti Your embodied garden (2013), di mana ia bermitra dengan koreografer Steen Koerner untuk mengeksplorasi taman tradisional Tiongkok sebagai model gerakan fisik, durasi, aliran, dan ritme. Kolaborasi mereka berlanjut pada tahun 2015, ketika Koerner tampil di sekitar karya seni Eliasson Ice watch, sebuah lingkaran yang terdiri dari dua belas balok es glasial yang dipasang di Place du Panthéon di Paris untuk menarik perhatian terhadap pencairan es Arktik. Pada kesempatan lain, Eliasson juga mengundang para penari dari Paris Opera Ballet untuk mengimprovisasi tarian seputar karya tersebut.

Terletak di Berlin, Studio Olafur Eliasson terdiri dari tim besar yang terdiri dari pengrajin, arsitek, arsiparis, peneliti, administrator, juru masak, sejarawan seni, dan teknisi khusus.

oridistro.com

peggygou.bandcamp.com/album/i-hear-you

#PeggyGou
#Oridistro
#OridistroMedia
#YourCriminalPartners
#PressRelease
#Music
#News
#ShoutOut
#TheWall10 track album
See MoreSee Less
View on Facebook

Monday April 15th, 2024

ORIDISTRO
SEKAR ASTIARI KEMBALI LAGI DENGAN SINGLE KEEMPAT YANG BERJUDUL “THINK OF ME” TENTANG MENCAPAI TITIK KETIDAKPASTIAN DALAM SEBUAH HUBUNGAN

Pada tanggal 25 April 2024 di semua platform musik digital, penyanyi-penulis lagu dan produser Sekar Astiari telah merilis single keempatnya, yang berjudul “Think of Me”. Lahir dari sebuah kolaborasi antara dua belah pikiran dari maniasonic. yakni Sekar Astiari sebagai produser lagu dan Tabitha Atmodjo sebagai penulis lagu, “Think of Me” menceritakan tentang berhubungan dengan seseorang dan mencapai titik tertentu dimana segala sesuatunya berubah.

Saat kamu menjalin hubungan dengan seseorang untuk jangka waktu yang lama, segalanya bisa menjadi panas di dalam diri keduanya. Argumen bisa berubah menjadi pertengkaran, bisa juga berubah menjadi silent treatment. Meninggalkan salah satu dari mereka (atau keduanya) merasa disalahkan maupun dirugikan. Namun, jika mereka benar-benar percaya satu sama lain, mereka akan mencoba mencari tahu akar masalahnya dan baikan. Tapi, sebelum itu terjadi, biasanya harga diri menghalangi, dan itulah inti dari lagu ini. Rasa frustasi karena marah/marah kepada pasangan kamu, tetapi pada akhirnya, kamu tetap ingin mereka memikirkan kamu ketika mereka menutup mata.

“You have your own ways of making me feel so less. You think of yourself too much. See? I’ll never be enough. I try so hard to be the person that you need. But, the way that you treat me is why I cry myself to sleep.” – Think of Me oleh Sekar Astiari.

Penggalan favorit dari sang penulis lagu dan produser adalah bagian bait kedua. Disini lirik tersebut membicarakan “the struggle of not being good enough” dan ia merasakan bahwa banyak orang bisa relate dengan situasi tersebut dalam hubungan yang berbeda-beda. Penggalan lirik ini juga menceritakan sisi perspektif dari ekspektasi dari kelebihan atau kekurangan orang.

Sebagian besar sound yang digunakan oleh Sekar adalah synths, upbeat drums serta solo gitar di bagian akhir. Ciri khas dari Sekar pada musiknya adalah menggunakan adalah penggunaan drums yang upbeat dan sample suara yang bervariasi beserta vocal chops. Secara aransemen, Sekar ingin membuat buildup pada setiap bagian dengan menambahkan instrumen/suara yang baru untuk menyampaikan pesan tentang perjalanan mengejar cinta, ini termasuk solo gitar dimana bagian tersebut menjadi puncak pada penghujung lagu yang bisa seakan-akan terasa hilang harapan namun masih mencoba untuk mengejar harapan tersebut untuk hubungannya.

Jika kamu sedang berargumen dengan pasanganmu namun kamu masih pengen perhatian dari mereka, mungkin lagu ini cocok untuk kamu.

oridistro.com

www.youtube.com/watch?v=COMHUKun_co

#SekarAstiari
#Oridistro
#OridistroMedia
#YourCriminalPartners
#PressRelease
#Music
#News
#ShoutOut
#TheWall
See MoreSee Less
View on Facebook

Monday April 15th, 2024

ORIDISTRO
SAXONO MUSIC BERBAGI KERESAHAN KETIKA BER-LEBARAN DALAM SINGLE “WAYAE”

Hari Lebaran memang hari yang ditunggu oleh banyak orang, khususnya umat Muslim. Namun disisi lain ada realita yang Saxono Music temukan melalui single “Wayae”, yaitu perasaan sakit hati oleh pertanyaan sensitif berkaitan dengan cinta, karir, keluarga, bahkan masa depan. Padahal pertanyaan itu berasal dari orang-orang terdekat.

Perasaan senang ketika THR cair bisa-bisa runtuh oleh karena pertanyaan-pertanyaan seperti; “kapan nikah?”, “kok masih nganggur?”, “kapan punya momongan?”. Pertanyaan yang mungkin beberapa orang menganggap kepo, menjadi satu keresahaan yang menyakitkan bagi generasi milenial saat ini.

Keresahan tersebut dirangkum jelas oleh Saxono Music dalam single perdana yang bertajuk “Wayae”. Single berbahasa Jawa ini memiliki genre Pop Ambyar, dimana musiknya terpengaruh oleh GuyonWaton, Aftershine, Ndarboy Genk, Ben (penyanyi korea), dan diva pop Indonesia; Rossa dan Mahalini.

Musik dari single “Wayae” memiliki beberapa tema kombinasi dari musik korea, jawa, dan Pop Indonesia. Kental dengan sound piano ala Pop Indonesia, notasi vokal ala lagu korea, serta instrumen dari gamelan, angklung dan kendang juga menjadikan musik Saxono Music lebih kaya akan percampuran musik modern dan tradisional.

TENTANG SAXONO MUSIC:

Band yang terbentuk di Kabupaten Gresik pada tanggal 25 Februari 2023, Saxono Music memiliki jam terbang cukup tinggi di Gresik dan sekitarnya. Bahkan Saxono Music sempat menjadi band pengiring artis lokal hingga nasional, seperti; Niken Salindry, Jihan Audy, Ayu Kaesthi, Vivi Artika, Deviana Safara.

Saxono Music memiliki 10 personil, diantaranya Rian (Bass), Andri (Gitar 1), Ricky (Gitar 2), Rizky (Drum), Angga (Keyboard), Pras (Kendang), Rully (Saxophone), Wisnu (Ukulele), Ratna (Vokal 1), Thoriq (Vokal 2). Semua playernya sebelumnya juga sudah eksis di dunia musik mulai dari ngamen kafe-ke-kafe, band wedding, hingga pengiring artis lokal maupun nasional.

Ke depannya Saxono Music juga akan melahirkan karya-karya terbaru yang juga beresonansi dengan para pendengar. Mulai dari keresahaan, kepedihan, dan keterpurukan akan asmara yang dibalut dengan musik ambyar.

oridistro.com

www.youtube.com/watch?v=pKPyhJWKODA

#SaxonoMusic
#Oridistro
#OridistroMedia
#YourCriminalPartners
#PressRelease
#Music
#News
#ShoutOut
#TheWall
See MoreSee Less
View on Facebook

Monday April 15th, 2024

ORIDISTRO
RIOT GAMES DAN XG MERILIS "UNDEFEATED" UNTUK VALORANT CHAMPIONS TOUR PACIFIC 2024

Girlband XG yang terinspirasi HIP HOP / R&B merilis single kolaborasi mereka "UNDEFEATED" dengan game FPS VALORANT!

Video musik resmi yang menyertainya menggambarkan perjalanan seorang pemain yang nasibnya diramalkan oleh seorang peramal, dan dituntun untuk pasrah pada kekalahan yang tak terelakkan. Dia menemukan harapan dan tekad baru ketika teman-temannya mendorongnya untuk menolak ramalan tersebut. Pada akhirnya, dia bangkit, menentang takdir dan menunjukkan bahwa siapa saja dapat mengatasi kesulitan dan masalah.

Video musik yang menawan ini merupakan narasi yang inspiratif untuk para pemain, gamer pada umumnya, dan para penggemar, menyampaikan pesan kuat bahwa apa saja rintangan yang dihadapi, mereka memiliki kekuatan dari dalam diri mereka untuk menghadapi tantangan tersebut dan menentukan nasib mereka sendiri.

Under the creative direction of JAKOPS, XG’s Executive Producer, “UNDEFEATED” embodies the unmistakable confidence and vibrancy of XG’s signature style. The song delivers a powerful message of fearlessness and seizing the moment, underscored by a pulsating baseline, minimalist drum drum composition and ethereal synthesizers. Featuring the distinctive vocals of XG members, the song serves as a rallying cry for those who dare to confront challenges head-on.

Single kolaborasi "UNDEFEATED" dengan game VALORANT yang telah diakui secara global ini merupakan bagian dari regional event Asia-Pasifik "VCT Pacific 2024," sebuah liga esports internasional resmi yang saat ini sedang berlangsung, yang diselenggarakan oleh Riot Games sebagai bagian dari VALORANT Champions Tour 2024 (VCT).

TENTANG RIOT GAMES:

Riot Games didirikan pada tahun 2006 untuk mengembangkan, menerbitkan, dan mendukung game yang player-focused di dunia. Pada tahun 2009, Riot merilis judul debutnya, League of Legends, yang mendapat pujian di seluruh dunia. League kemudian menjadi game PC yang paling banyak dimainkan di dunia dan menjadi pendorong utama pertumbuhan esports yang eksplosif.

Saat League memasuki dekade kedua, Riot terus mengembangkan permainan sambil memberikan pengalaman baru kepada para pemain dengan Teamfight Tactics, Legends of Runeterra, VALORANT, League of Legends: Wild Rift, dan beberapa judul yang sedang dalam proses pengembangan. Riot juga sedang membangun dunia Runeterra melalui proyek multimedia di bidang musik, buku komik, permainan papan, dan serial animasi yang akan datang, Arcane.

Didirikan oleh Brandon Beck dan Marc Merrill, dan dipimpin oleh CEO Dylan Jadeja, Riot berkantor pusat di Los Angeles, California, dan memiliki lebih dari 2.500 Rioters di lebih dari 20 kantor di seluruh dunia.

TENTANG VALORANT:

VALORANT adalah tactical shooter game berbasis karakter 5v5 yang kompetitif untuk PC yang dikembangkan oleh Riot Games. VALORANT adalah lethal multiplayer game yang presisi, dengan permainan senjata akurasi tinggi, berbagai ragam senjata, kemampuan-kemampuan unik, dan peta yang disesuaikan secara kompetitif untuk ribuan jam permainan.

VALORANT adalah game free-to-play yang dioptimalkan untuk dapat dimainkan di berbagai macam hardware PC, sehingga dapat dinikmati oleh seluruh dunia. Didukung oleh kualitas server game terbaik di kelasnya, infrastruktur global, dan teknologi anti-cheat yang eksklusif, Riot Games berkomitmen untuk mempertahankan prinsip-prinsip inti dari genre tactical shooter dan menjunjung tinggi integritas kompetitif dari pengalaman bermain game.

TENTANG XG:

XG adalah girl group beranggotakan tujuh orang yang terinspirasi Hip-hop/R&B, terdiri dari JURIN, CHISA, HARVEY, HINATA, JURIA, MAYA, dan COCONA.

Grup ini memulai debutnya pada bulan Maret 2022 dengan single pertama mereka ‘Tippy Toes’. Pada bulan September 2023, mereka merilis Mini Album pertama mereka ‘NEW DNA,’ dan meraih posisi nomor satu di ‘Hot Albums’ Billboard Jepang. Pada bulan November di tahun yang sama, mereka mengadakan pertunjukan solo pertama mereka di hadapan penonton, ‘XG ‘NEW DNA’ SHOWCASE in JAPAN’ di Pia Arena MM. Mereka telah tampil di seluruh dunia, berpartisipasi dalam festival musik besar di AS, Australia, Singapura, Malaysia, dan UAE. XG telah mencapai berbagai pencapaian global, termasuk menjadi artis Jepang pertama yang memuncaki ‘Hot Trending Songs Powered by Twitter’ di tangga lagu Billboard dan menghiasi sampul majalah ‘Billboard’ sebagai girlband Jepang pertama.

Pada tahun 2024, XG mengumumkan tur dunia pertama mereka, "XG 1st WORLD TOUR ‘The first HOWL’". Nama ‘XG’ adalah singkatan dari ‘Xtraordinary Girls’, melalui gaya musik dan penampilan mereka yang menarik perhatian dan dinamis, mereka bertujuan untuk memberi empowerment kepada orang-orang dari berbagai kalangan di seluruh dunia.

oridistro.com

www.youtube.com/watch?v=pc-WRrxjrBk

#XG
#Oridistro
#OridistroMedia
#YourCriminalPartners
#PressRelease
#Music
#News
#ShoutOut
#TheWall
See MoreSee Less
View on Facebook

Sunday April 14th, 2024

ORIDISTRO
MICKMORTHY “WHY AM I HERE”

Setelah terakhir kali merilis karya musiknya yang bertajuk “Greed” di beberapa platform musik (Spotify, Apple Music dan lainnya) di tahun 2023 lalu, kali ini Mickmorthy akan merilis single ke-3 nya dalam bentuk audio di beberapa platform musik yang ada. Lirik yang dituangkan oleh Labib Muamar dan aransemen yang dibuat sedemikian rupa liar, akan menghentakan telinga pendengarnya melalui lagu ini. Tentu, lagu ini juga menjawab kerinduan pendengar setelah hampir setahun tidak mengeluarkan karya.

Lagu ini akan menjadi single pembuka untuk album Mickmorthy mendatang, yang tentunya sedang dalam proses finishing. "Why Am I Here?" menceritakan tentang sebuah pertanyaan besar di kepala kita tentang ingin berada di mana kita sebenarnya. Kontradiksi antara kenyataan, kebutuhan dan kejujuran tujuan yang ingin dicapai seseorang. Ibaratnya kita selalu kembali memenuhi kepuasan hati sebagai manusia dengan berdiri sendiri, namun sadar bahwa terkadang kita masih belum bisa keluar dari kurungan yang membalut kita, kita terbawa ombak, di dunia yang penuh dengan kesendirian tidak berjalan dengan baik.

Artwork untuk single kali ini pun juga dikerjakan lagi oleh Yona, salah satu tim internal dari Mickmorthy.

Karya musik terbarunya ini, juga telah melalui banyak proses. Dimulai dari proses rekaman lagu di Ruang Tengah, take drum di STEVESMITH Studio, sampai meminta bantuan Aldino Hendar Kristianto untuk proses rekam vokal di Ruang Tengah. Setelah itu, Dino pun turut membantu dalam proses mastering file audio tersebut. Tentunya banyak yang terlibat dalam proses lagu ini, termasuk nama-nama di atas.

Perilisan karya terbaru mereka kali ini akan melalui platform Spotify, Apple Music dan lainnya tanggal 12 April, 2024 mendatang.

oridistro.com

open.spotify.com/track/7DaJFc0Qode2j6YydIt4Pv

#Mickmorthy
#Oridistro
#OridistroMedia
#YourCriminalPartners
#PressRelease
#Music
#News
#ShoutOut
#TheWallMickmorthy · Song · 2024
See MoreSee Less
View on Facebook

Some Island, band asal Yogyakarta merilis lagu “Rela” melalui Frogsrec. Bercerita tentang getirnya janji cinta yang diingkari karena orang ketiga. Ini adalah ungkapan rasa kelam, ikhlas, dan perpisahan.



https://rb.gy/t1lpuy

#SomeIsland
#Oridistro

MissHearMeClick (Feona Samson) solois Pop-Rock asal Filipina yang saat ini tinggal di Jerman, merilis single terbarunya ‘Trap in the Zone’ yang akan membuat pendengar penuh gairah untuk menari.



#MissHearMeClick
#Oridistro

Riot Games dan XG, girl group yang terinspirasi oleh musik hip hop dan R&B, hari ini mengumumkan perilisan single kolaborasi mereka yang berjudul ‘UNDEFEATED’ untuk turnamen VALORANT Champions Tour Pacific (VCT Pacific) 2024.



#Oridistro
#OridistroMedia

Fiersa Besari merilis lagu baru berjudul “Lewat Doa”. Lagu ini menjadi lagu pertama yang Fiersa Besari produksi setelah terakhir kali membuat lagu untuk album “Berjalan Mundur” pada tahun 2022.



https://goo.su/UkAcke

#FiersaBesari
#Oridistro

Raissa Ramadhani “Tak Bisa Gantikannya”: Balada Masa lalu. Terlintas bercerita tentang banyaknya pertanyaan-pertanyaan random yang muncul pada malam hari di pikiran.



https://rb.gy/5e2f5m

#RaissaRamadhani
#Oridistro

Alfie Alfandy, merilis single “Takbir Dalam Duka,” sebagai ungkapan kesedihan dan introspeksi diri menjelang malam takbiran. Lagu yang menggugah hati ini mengusung lirik yang sarat makna.



#AlfieAlfandy
#Oridistro

Ghea & Ghia merilis ulang lagunya “Buka Bersama” ke Digital Stream Platform di minggu-minggu awal puasa. Lagu yang menceritakan tentang menahan lapar juga haus sambil menunggu adzan maghrib ini akan menemani puasa kita semua.



#GheaAndGhia
#Oridistro

Apricot akhirnya merilis mini album ke dua mereka yang berjudul “Suara yang bercerita”, ini juga menjadi mini album perdana untuk formasi apricot yang ke tiga.



#Apricot
#Oridistro

Sejak album ‘Nelangsa Pasar Turi’, bersama Aksara Records, Bilal Indrajaya berikan konser spesial ‘Nelangsa Kala Purnama’. Nama tersebut dipilih untuk turut merepresentasikan diskografi Bilal terdahulu.



https://rb.gy/ns9hjg

#BilalIndrajaya
#Oridistro

Zac Zhan, ‘Fantasy Fantasy’ merupakan perpaduan eksplorasi eksotis yang merdu antara dance-pop, alt-pop, hip-hop, dan house yang membuat denyut nadi kita berdegub kencang dan menciptakan pengalaman baru dalam dunia yang kacau ini.



#ZacZhan
#Oridistro

LØLØ merilis single mengenai perasaan patah hati “u & the tin man”. Single “u & tin man” penuh dengan celaan ganas terhadap mantan kekasih LØLØ yang ia banding-bandingkan dengan sosok karakter Tin Man dari film klasik The Wizard of Oz.



#LØLØ
#Oridistro

Boy Warongan melalui proyek solo dengan moniker Boyway & The Palmeiros, merilis single debut “Juang Angan”. Tembang ini menjadi karya cipta yang terakhir digarap mendiang Ade Paloh sebelum meninggal dunia 19 Maret 2024 lalu.



#BoyWarongan
#Oridistro

Uap Widya kembali merilis single terbarunya yang berjudul “Worth”. Awal tahun 2024 yang cukup produktif untuk seorang Uap Widya, ini menjadi single kedua ditahun ini setelah bulan februari lalu merilis ‘Be There For You’.



#UapWidya
#Oridistro

Jesse McCartney hari ini merilis EP terbarunya berjudul ‘All’s Well’ yang menjadi langkah baru Jesse dalam mengekspresikan dirinya yang sesungguhnya seraya ia mengesampingkan segala ekspektasi dan melawan status quo.



#JesseMcCartney
#Oridistro

Ayo para pengembara, kita pulang raya atau kita pulang mudik. Sufian Suhaimi kembali lagi memeriahkan suasana Idul Fitri dengan lagu Raya terbaru nya yang berjudul “Jom Pulang Raya”.



#SufianSuhaimi
#Oridistro

‘Musim Baru’ single baru dari grup alternatif rock Mafia Pemantik Qolbu (MPQ) dirilis pada Jumat (5/4). Setelah mengeluarkan single pertama ‘Intruder’ (2023), lagu ini menjadi single kedua dalam rangkaian menuju perilisan debut EP mereka.



#MPQ
#Oridistro

Single “Raya Ya Ya Ya”, perpaduan talenta muda yang terdiri dari Namie, Fariq Iqwan, Aidilia Hilda, Keka Nizam, dan Qistina Khaled menciptakan keajaiban dalam single spesial ini.



#Oridistro
#OridistroMedia
#YourCriminalPartners

Thusrday Evening hadir kembali dengan warna baru dan single terbaru yang berjudul “HIATUS” yang akan dirilis pada 5 April 2024 kali ini bersama dengan label Big Records Asia.



#ThusrdayEvening
#Oridistro

Band pop asal Sidoarjo, Codeine, merilis single ketiga ‘Sebatas Nyaman’ bertemakan menjalin hubungan baru yang ‘tidak jelas’ karena belum bisa berdamai dengan hubungan masa lalu.



#Codeine
#Oridistro

Pecinta musik Tanah Air dapat bersiap-siap menyambut karya Alfie Alfandy yang berjudul “Rayuan Semesta”. Single dengan lirik yang mendalam ini menjadi ungkapan perasaan menyentuh dari sang pencipta, Alfie Alfandy.



#AlfieAlfandy
#Oridistro

The Senior High School: “Di 2024 akhirnya berhasil rampungkan single “Proletar” dengan musik yang tidak serumit di lagu-lagu kami yang sebelumnya namun ciri khas nuasa alunan dansa dan musik yang cheerfull tentu nya tidak boleh hilang.”



#TSHS
#Oridistro

Load More…