Cover for ORIDISTRO
2,034
ORIDISTRO

ORIDISTRO

Your Criminal Partners

Friday May 29th, 2026

ORIDISTRO
NPD BAWAKAN LAGU BARU BERNUANSA BROADWAY BERJUDUL “I LOVE YOU BUT YOU LEBIH LOVE ME”

Setelah pecah dengan “Sempurnanya Aku”, trio New Pusat Dunia, atau yang kita kenal dengan NPD, kembali dengan sebuah lagu manis khas mereka. Kini mereka kembali dengan sebuah single berjudul “I Love You But You Lebih Love Me” yang sudah resmi dirilis pada 29 Mei silam.

Berbeda dengan lagu sebelumnya, kini trio Kak Kev, Niky Putra, dan Mario Caesar menghadirkan karya musik berwarna pop jazz dan big band pop yang dibalut nuansa brass section ala musik broadway. Mereka bertiga mengerjakan ini bersama Rey Tobing dan Peter Lawdenk selaku produser.

Secara cerita, “I Love You But You Lebih Love Me” menggambarkan sosok yang begitu percaya diri dengan pesona dan daya tariknya, hingga menyadari bahwa orang yang menyukainya ternyata jatuh cinta jauh lebih dalam. Dengan nuansa yang flirtatious, ringan, dan gemas, lagu ini menghadirkan dinamika hubungan yang penuh tarik-ulur perasaan, rasa percaya diri, hingga perhatian kecil yang justru memperkuat kedekatan emosional.

Ide lagu ini lahir dari obrolan santai di studio antara Kev, Niky, dan Mario. Dari percakapan sederhana tersebut, tercetus kalimat “I love you but you lebih love me”, yang kemudian terasa ringan, catchy, dan mudah melekat hingga akhirnya dipilih menjadi hook utama lagu ini.

Dalam proses produksinya, NPD juga menggandeng beberapa rekannya yang sangat penting. Mulai dari Iqbaal Ramadhan yang turut mengisi permainan gitar akustik, lalu ada drummer Noah, yakni Rio Alief yang memainkan drum. Selain itu ada pula pacar dari Niky, yakni Sonia Dara, dan Kimberly Angwen di bagian vokal latar. Tak lupa pula mereka dibantu oleh Barsena Bestandhi yang duduk di pos vocal director.

Lewat single ini, NPD ingin menyampaikan bahwa rasa cinta juga bisa dinikmati dengan cara yang fun, ringan, dan penuh percaya diri. Lagu ini menjadi gambaran bagaimana perhatian, pesona, dan energi positif seseorang dapat membuat orang lain merasa nyaman, bahagia, hingga perlahan jatuh hati tanpa disadari. Dengan aransemen yang enerjik sekaligus uplifting, “I Love You But You Lebih Love Me” juga diharapkan bisa menjadi mood booster yang pas didengarkan saat memulai hari atau sebelum menjalani berbagai aktivitas.

Dari sisi visual, artwork single ini juga merepresentasikan karakter unik masing-masing member NPD melalui konsep broadway yang kuat, sejalan dengan nuansa musik yang mereka usung. Menariknya, perilisan lagu ini juga menjadi bagian dari rencana besar NPD yang tengah menyiapkan beberapa karya berikutnya meski untuk saat ini, detailnya masih menjadi secret plan yang siap dinantikan para pendengar.

Dengan semangat baru, warna musik yang semakin eksploratif, dan karakter khas yang tetap lekat, NPD kembali menunjukkan sisi playful mereka lewat “I Love You But You Lebih Love Me” sebuah lagu yang ringan, percaya diri, dan siap menemani hari-hari pendengarnya mulai 29 Mei.

oridistro.com

open.spotify.com/track/3l5GsMzdQ3puVYL2t3adPg

#NPD
#Oridistro
#OridistroMedia
#YourCriminalPartnersNPD · I Love You But You Lebih Love Me · Song · 2026
See MoreSee Less
View on Facebook

Friday May 29th, 2026

ORIDISTRO
MUSIC VIDEO & SINGLE TERBARU HEADKLOUD – SIKLUS ORBIT MASA

Unit alternative rock asal Jakarta, HEADKLOUD, kembali mempertegas identitas musikal mereka lewat single terbaru berjudul “SIKLUS ORBIT MASA”. Lagu ini menjadi langkah terbaru HEADKLOUD dalam mengeksplorasi dinamika agresivitas musik rock yang dibalut dengan refleksi emosional dan kegelisahan personal.

HEADKLOUD diperkuat oleh Toni (gitar & vokal), Bigart (gitar & vokal), Dani (drum), dan Kimung (bass & backing vocal). Sejak kemunculannya, mereka dikenal melalui pendekatan musik yang mentah, intens, dan penuh energi, namun tetap menyisakan ruang untuk lirik-lirik introspektif yang dekat dengan realitas banyak orang.

Melalui “SIKLUS ORBIT MASA”, HEADKLOUD mencoba menangkap perasaan tentang perputaran waktu, perubahan hidup, dan konflik batin yang terus datang berulang seperti orbit yang tak pernah benar-benar berhenti. Lagu ini menghadirkan atmosfer emosional yang padat dengan lapisan distorsi gitar yang agresif, ritme dinamis, serta vokal yang terdengar lugas sekaligus rapuh di saat yang bersamaan.

Secara musikal, “SIKLUS ORBIT MASA” menjadi representasi yang semakin matang dari karakter HEADKLOUD: bising namun jujur, keras namun manusiawi. Mereka tidak berusaha terdengar sempurna justru membiarkan emosi dalam lagu ini bergerak liar dan apa adanya.

Di tengah lanskap musik independen yang terus berkembang, HEADKLOUD hadir sebagai salah satu nama baru yang membawa energi segar dalam skena rock alternatif Indonesia. Penampilan panggung mereka yang intens serta pendekatan musik yang tanpa kompromi membuat HEADKLOUD terus memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan baru yang paling menarik untuk diperhatikan.

“SIKLUS ORBIT MASA” kini sudah tersedia di berbagai digital streaming platform dan menjadi penanda perjalanan baru HEADKLOUD dalam menyuarakan keresahan, perjalanan waktu, dan ledakan emosi yang akrab dengan kehidupan sehari-hari.

Tentang HEADKLOUD:

HEADKLOUD adalah unit Alternative rock yang berbasis di Jakarta. Dengan line-up yang terdiri dari Toni (gitar & vokal), Bigart (gitar & vokal), Dani (drum), dan Kimung (bass & backing vocal), mereka dikenal dengan penampilan panggung yang intens dan lagu-lagu yang memadukan agresivitas dengan lirik introspektif. HEADKLOUD terus memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan baru yang paling menarik di kancah musik rock Indonesia.

oridistro.com

www.youtube.com/watch?v=IvpaSHydyqg

#HEADKLOUD
#Oridistro
#OridistroMedia
#YourCriminalPartners
See MoreSee Less
View on Facebook

Friday May 29th, 2026

ORIDISTRO
RAPPER ASAL KUPANG AVE RILIS “GODSENT” BERSAMA JANUARTA, MEMBAHAS RASA INSECURE DI HUBUNGAN PERCINTAAN

Setelah mulai mencuri perhatian lewat warna musik yang intimate dan penuh kejujuran, Rapper Asal Kupanng Ave kembali menghadirkan karya terbaru berjudul “GODSENT”, sebuah lagu kolaborasi bersama Januarta yang membahas rasa insecure dalam hubungan percintaan. Sesuatu yang diam-diam sering dirasakan banyak orang, khususnya perempuan.

Ditulis bersama Januarta dan diproduseri langsung oleh Ave, “GODSENT”, menjadi ruang cerita tentang seorang perempuan yang terus membandingkan dirinya dengan perempuan lain, sementara sang pasangan berusaha meyakinkan bahwa tidak ada yang bisa menggantikan dirinya. Alih-alih terdengar menggurui, lagu ini justru hadir hangat dan menenangkan, seperti pelukan kecil untuk siapa saja yang pernah merasa kurang. “Aku yakin banyak cewe di luar sana yang suka ngerasa insecure dan ngebandingin dirinya sama cewe lain. Jadi lagu ini tuh kayak jawaban dari cowo-cowo kalau lagi ditanya soal itu. Tinggal nyanyiin aja lagu ini,” ujar Ave sambil tertawa.

Pemilihan Januarta sebagai rekan kolaborasi juga bukan tanpa alasan. Ave mengaku sangat terbantu dengan kekuatan Januarta dalam menciptakan hook yang kuat dan mudah melekat di telinga. “Kenapa sama Januarta? Karena dia jago banget di bagian hook, sementara aku merasa itu salah satu bagian yang masih lemah buat aku. Jadi pas proses writing, kita saling ngisi,” jelasnya. Menariknya, proses produksi “GODSENT”, berjalan sangat cepat. Lagu ini diselesaikan hanya dalam waktu tiga hari, namun tetap terasa personal dan emosional bagi Ave. Justru karena prosesnya yang mengalir, Ave merasa pesan di dalam lagu ini tersampaikan dengan lebih jujur.

Secara musik, “GODSENT”, hadir dengan nuansa yang adem dan menenangkan. Ave juga mengungkapkan bahwa versi stripped dari lagu ini akan dirilis satu bulan setelah versi originalnya, memberikan pendekatan emosi yang berbeda untuk para pendengar. “Vibes lagu ini tuh lebih adem pas didengerin. Dan nanti bakal ada Stripped Version juga yang dirilis sebulan setelah versi originalnya. Menurut aku itu bakal bikin lagunya terasa lebih personal lagi,” tambahnya.

Sebelum resmi dirilis, “GODSENT”, ternyata sempat dibawakan secara live dengan format full band di depan beberapa musisi seperti Teddy Adhitya, Farrel Hilal, dan Sal Priadi. Momen tersebut justru membuka perspektif baru untuk Ave terhadap cara ia membawakan musiknya di atas panggung. “Aku biasanya bawain lagu-laguku dalam format DJ set. Tapi waktu coba full band, ternyata cocok juga. Rasanya kayak jadi penyanyi beneran aja gitu, hahaha. Apalagi pas dengerin orang arrange lagu aku… full senyum sih,” tutupnya.

Lewat ‘“GODSENT”, Ave tidak hanya menghadirkan lagu cinta biasa, tetapi juga sebuah pengingat sederhana bahwa rasa cukup dan dicintai sering kali datang dari orang yang tepat, bahkan di saat kita sulit melihatnya dalam diri sendiri. Simak single terbaru Ave yang berkolaborasi bersama Januarta dalam “GODSENT”, yang sudah tersedia di seluruh digital streaming platform di Indonesia.

oridistro.com

open.spotify.com/track/5yB61NwWlnkl4bhkSt9U58

#Ave
#Oridistro
#OridistroMedia
#YourCriminalPartnersAve, Januarta · GODSENT · Song · 2026
See MoreSee Less
View on Facebook

Friday May 29th, 2026

ORIDISTRO
PASSION VIBE BUKA JALUR KOLABORASI INTERNASIONAL : KALEB J REMIX LAGU ARTIS RUSIA KATYA LEL, ‘СЛАДКИЙ МОЙ’ (SLATKI MOI)

Passion Vibe resmi mengumumkan kerja sama internasional dengan Katya Lel, penyanyi pop Rusia yang pada Februari 2025 silam menerima penghargaan bergengsi Merited Artist of the Russian Federation langsung dari Presiden Vladimir Putin—sebuah pengakuan tertinggi negara atas kontribusinya terhadap budaya dan seni Rusia.¹ Kolaborasi ini diwujudkan dalam sebuah single remix ‘Slatki Moi’ yang dibawakan oleh artis Passion Vibe, Kaleb J.

Penghargaan tersebut menegaskan posisi Katya Lel sebagai salah satu figur penting dalam musik pop Rusia. Lahir dengan nama Yekaterina Nikolayevna Chuprinina pada 20 September 1974 di Nalchik, Kabardino-Balkaria, Katya Lel telah meniti karier selama lebih dari dua dekade. Breakthrough-nya terjadi pada tahun 2003 lewat kolaborasi bersama produser Maxim Fadeev yang melahirkan hit fenomenal "Moy Marmeladny" (My Marmalade)—sebuah lagu yang memuncaki tangga lagu Rusia dan memberinya penghargaan Golden Gramophone. Dengan sepuluh album studio, penghargaan People’s Artist of Kabardino-Balkaria dan Chechnya, hingga Silver Disc untuk pencapaian penjualan, jejak Katya Lel di industri musik Rusia tidak terbantahkan.¹

Dan kini, Passion Vibe menjadi label independen Indonesia pertama yang membawa Katya Lel ke dalam orbit musik Tanah Air melalui sentuhan R&B khas Kaleb J. Di balik terwujudnya kerja sama ini, ada peran sentral Yoga Nugroho, CEO dan Founder Passion Vibe, yang memiliki sejarah panjang dengan Rusia. Hampir 15 tahun lamanya Yoga Nugroho tinggal di Moskow, membangun hubungan profesional dengan berbagai pihak, dan fasih berbahasa Rusia. Sebuah aset yang kini menjadi jembatan emas bagi label yang dipimpinnya.

“Gagasan awal kolaborasi ini datang langsung dari Yoga Nugroho. Proses negosiasi dengan pihak Katya Lel berjalan sangat hangat—antusiasme datang dari kedua belah pihak. Dukungan juga datang dari RIA Novosti dan Ruskiy Dom di Indonesia, yang turut membantu menghubungkan Passion Vibe dengan sang artis. "Ini adalah peluang yang sangat langka," ungkap Yoga Nugroho. "Kesempatan untuk bisa berkolaborasi dengan artis internasional, terlebih artis Rusia yang telah menerima penghargaan negara atas kontribusinya, bukan hal yang mudah didapatkan. Itulah mengapa bagi Passion Vibe, kolaborasi ini memiliki kebanggaan tersendiri."

"Harapan Passion Vibe, melalui kolaborasi ini, akan terbuka peluang untuk kerja sama proyek musik lainnya yang bisa direalisasikan di masa depan," tambah Yoga Nugroho. Di sisi musikal, Kaleb J, artis Passion Vibe yang dikenal dengan sentuhan R&B yang hangat sekaligus emosional, dipilih untuk menyanyikan lagu Slatki Moi. Dan bagi Kaleb J., proyek ini adalah mimpi yang jadi kenyataan "Rasanya seneng campur kaget! Happy sekali bisa berkolaborasi with the one and only, Katya Lel. Truly honored and grateful for this opportunity. Dari dulu, salah satu mimpi aku di musik adalah bisa bekerja sama dengan temen-temen artist globally sebanyak mungkin. Dan seneng banget ternyata di awal 2026 kesampean lagi," ungkap Kaleb J dengan antusias.

Versi asli ‘Slatki Moi’ yang dibawakan Katya Lel adalah dance music yang energik dan sulit untuk tidak bergerak saat mendengarnya. "Seru banget lagunya! Ga mungkin ga joget pas denger. Suka banget sama semua elemen yang disuguhkan di Slatki Moi. Walaupun pas pertama kali denger aku ga ngerti artinya, tapi entah gimana tetep ikut kebawa sama vibe dan energinya," ungkap Kaleb J. Proses re-arrange lagu ini bukannya tanpa deg-degan. Kaleb J sadar betul bahwa ia dan Katya Lel memiliki warna musik yang cukup berbeda. Namun, di situlah justru letak keseruannya. "Proses kreatifnya malah kita lepas sebebas dan semengalir mungkin. Pokoknya, we just wanna make something that we’d personally love to hear. And hopefully energi yang sama bisa sampe ke temen-temen semua pas dengerin lagunya," jelasnya.

Di balik layar, Belanegara Abe—Produser sekaligus Co-Founder Passion Vibe—memegang peran kunci dalam menyatukan dua dunia musik yang berbeda: dance music khas Katya Lel dan R&B hangat ala Kaleb J. "Tentunya ini menjadi hal yang baru buat saya, karena ini pertama kalinya bisa berkolaborasi dengan salah satu artis Rusia," ungkap Belanegara Abe. "Saya percaya musik itu ‘Universal Language’. Sebelum menggubah musiknya, saya dan tim yang lain mempelajari bahasanya dan artinya terlebih dahulu agar bisa membawakan ulang dengan rasa yang berbeda dari lagu aslinya."

Menyatukan dua artis dengan karakter vokal yang berbeda bukanlah perkara mudah, namun justru di situlah letak magisnya. "Menyatukan dua artis seperti Katya Lel dan Kaleb J tentunya melahirkan pembawaan yang unik dan fresh, apalagi dengan sentuhan R&B dari Kaleb J membuat lagu ini semakin asyik untuk dinikmati," tambahnya. Ide awal aransemen muncul dari obrolan santai antara Belanegara Abe dan Kaleb J. "Kaleb J bilang, ‘Kalau misalnya di lagu ini ada sentuhan beat yang lebih groovy dengan tempo lebih cepat sedikit, pasti keren banget.’ Dari situlah idenya muncul—sebuah aransemen yang simple, organic, dan groovy, tapi tetap fokus menonjolkan dua gaya vokal Katya Lel dan Kaleb J," kisah Belanegara Abe.

Menariknya, untuk proyek ini Belanegara Abe sengaja mengambil pendekatan yang berbeda dari biasanya. "Saya berpikir untuk membuat aransemen lagu ini se-organic mungkin, tanpa banyak hal yang terasa too polished. Hanya dengan beberapa instrumen saja—drums, guitar, bass, keyboard—ditambah dengan dua vokal mereka yang luar biasa memberikan warna dalam karya ini," jelasnya. Dalam versi remix ini, Kaleb J menulis ulang verse 2 dengan lirik versinya sendiri, lengkap dengan aransemen vokal khas yang diramu bersama Belanegara Abe. Tatanan beat dan instrumen yang digarap Belanegara Abe memberikan napas baru yang segar tanpa menghilangkan jiwa asli lagunya. Yang menarik, Kaleb J ikut menyanyikan lirik dalam bahasa Rusia. Hook utama lagu ini, ‘Slatkimoi’, berarti "sayangku"—sebuah panggilan sayang dari perempuan ke laki-laki. Namun karena Kaleb J yang menyanyikannya, lirik itu diadaptasi menjadi ‘Slatkayamaya’, yang juga berarti "sayangku", tapi diungkapkan dari laki-laki ke perempuan. "Untung di Passion Vibe ada founder tercinta yang fasih berbahasa Rusia, Kak Yoga Nugroho," ujar Kaleb J.

Katya Lel sendiri memberikan kebebasan penuh secara kreatif kepada tim Passion Vibe. "Justru Katya Lel yang menanyakan apakah kita akan sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris atau Indonesia. Namun menurut kami, bahasa Rusia punya otentisitas dan keunikan sendiri." ungkap Yoga Nugroho. Dan saat mendengar hasil akhir remix ini, Katya Lel sangat menyukainya—terutama cara Kaleb J membawakan lagu ini. "Doakan agar Kaleb J dan Katya Lel bisa tampil bersama di Indonesia atau mungkin di Rusia ya, guys," tutup Yoga Nugroho. Simak single remix ‘Slatki Moi’ dari Katya Lel dan Kaleb J di seluruh digital streaming platform.

oridistro.com

open.spotify.com/track/40jweSKzlVGVEz3LBQY3as

#PassionVibe
#Oridistro
#OridistroMedia
#YourCriminalPartnersKatya Lel, Kaleb J, Passion Vibe · Сладкий Мой (Remix) · Song · 2026
See MoreSee Less
View on Facebook

Friday May 29th, 2026

ORIDISTRO
BOUNCING MENAJDI ATMOSPHERE BARU DALAM KARYA SOULFOOD

Setelah jeda album terakhir, trio Soulfood kembali dengan warna dan atmosphere baru. Dentuman elektronik dan ritme afro yang dikemas berbeda kali ini menjadi dimensi mereka dalam proses lahirnya karya. Soulfood memang muncul dengan tekstur organik pada musik sebelumnya, era ini mereka dengan cuek melangkahkan pikiran dan rasa berbeda pada rilisan barunya. Tidak hanya musik, lirikpun begitu. Momen yang jarang bagi Lyta menulis lagu bertema romansa.

Bouncing adalah karya yang digarap Palel, Lyta dan di eksekusi baik oleh Bam sebagai anak baru mereka dengan wajah dan beat yang menarik. “Lagu ini spontan saja. Kita kemas dengan nuansa yang belum pernah Soulfood bawakan. Sederhana, penciptaannya tidak memakan waktu lama dan proses penyelesaiannya juga efektif. Kami ingin punya sesuatu yang lain daraipada yang kami buat sebelumnya namun masih dalam atap yang sama yaitu afro music.” jelas Lyta.

Lagu ini mengandung lirik explicit serta sensuality terkait pengalaman personilnya. Menurut mereka, tampil berbeda terkadang perlu sebagai dinamika perjalanan bermusik serta menjadi jejak ekplorasi untuk menggali musik lebih dalam lagi. Bouncing menjadi lagu pembuka Soulfood sebelum menebar rilisan selanjutnya. Dengarkan Bouncing pada seluruh platform digital.

oridistro.com

open.spotify.com/track/0TiThVWYZQVnwCi7iczqcu

#SOULFOOD
#Oridistro
#OridistroMedia
#YourCriminalPartnersSoulfood · Bouncing · Song · 2026
See MoreSee Less
View on Facebook

Thursday May 28th, 2026

ORIDISTRO
𝗖𝗢𝗟𝗗𝗘𝗥𝗥𝗔: 𝗠𝗔𝗡𝗨𝗦𝗜𝗔-𝗠𝗔𝗡𝗨𝗦𝗜𝗔 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗠𝗘𝗠𝗕𝗨𝗥𝗨 𝗙𝗔𝗝𝗔𝗥

𝗕𝗮𝗯 𝗜: 𝗠𝗲𝗻𝗶𝘁𝗶 𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗧𝗮𝗻𝗽𝗮 𝗖𝗮𝗵𝗮𝘆𝗮

Bagi orang-orang yang bertahan hidup di tanah terbuang, hidup adalah tentang pertempuran yang tidak pernah usai. Setiap matahari terbit, mereka bangun dengan satu tujuan: bertarung demi hari esok yang lebih baik (Every day we try fighting for someday). Mereka tidak sedang mengejar dongeng atau fatamorgana; mereka mencari sesuatu yang nyata—sebuah tempat perlindungan, sekerat makanan, atau sekadar kepastian bahwa mereka akan selamat. Dan di dunia yang keras ini, melarikan diri bukanlah sebuah pilihan (Searching something real and we can’t runaway).

Namun, ujian sesungguhnya datang saat malam menjemput. Ketika kegelapan pekat menyelimuti bumi, mereka dipaksa untuk bertahan hidup tanpa adanya cahaya penuntun (Every night trying living without light). Di dalam kegelapan yang mencekam itu, musuh terbesar mereka bukanlah rasa dingin, melainkan keputusasaan.

Di saat-saat paling gelap seperti itulah, mereka merapatkan barisan. Saat obor tak lagi menyala, hanya ada dua hal yang tetap hangat di dalam dada mereka: iman dan harapan (Only faith and hope always stay with us).

Mereka sering kali menengadah ke atas, menatap langit malam. Di sana, matahari dan bulan bergantian beredar tanpa pernah mengeluh atau menangis melihat penderitaan di bawahnya (In the sky the sun and moon is never cry). Menatap keteguhan semesta itu, para penyintas membakar kembali tekad mereka. "Bakar semangatmu! Jangan menyerah, atau kita semua akan mati di sini!" bisik mereka satu sama lain, mengusir rasa takut yang mencoba merayap (Burn your spirit don’t surrender or we die).

𝗕𝗮𝗯 𝗜𝗜: 𝗔𝗿𝘁𝗶 𝗞𝗲𝗵𝗶𝗱𝘂𝗽𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗦𝗲𝗯𝘂𝗮𝗵 𝗞𝗲𝘆𝗮𝗸𝗶𝗻𝗮𝗻

Di sela-sela kerasnya perjuangan, mereka tetaplah manusia yang butuh tertawa. Di setiap jengkal waktu yang ada, mereka selalu meluangkan momen untuk berbagi kebahagiaan kecil bersama orang-orang tercinta (Every time we have someone to have fun). Mereka sadar, hidup terlalu berharga untuk dihabiskan hanya dengan meratap. Menyerah pada keadaan sama saja dengan menenggelamkan diri hidup-hidup ke dalam penyesalan (Don’t be fool with our life or we will drown).

"Kita harus menemukan sesuatu untuk diyakini," ujar sang tetua dalam suatu malam berkumpul. "Tuhan pasti akan memberikan jalan-Nya, asal kita tidak pernah berhenti mencoba. Jangan pernah lari dari takdirmu." (We must find something to believe in, God will give us, don’t stop trying, don’t you run).

Bagi mereka, kematian pun bukanlah akhir yang menakutkan. Mereka percaya pada siklus kehidupan. Ketika raga ini akhirnya menyerah pada usia atau pertempuran, jiwa mereka akan terlepas, terbang tinggi menembus awan-awan (Life after life a soul flying and then go high). Mereka yang masih hidup hanya perlu menjaga api perjuangan tetap menyala, sembari selalu bersiap membaca tanda-tanda zaman yang dikirimkan oleh semesta (Just remember always waiting for the sign).

𝗕𝗮𝗯 𝗜𝗜𝗜: 𝗖𝗼𝗹𝗱𝗲𝗿𝗿𝗮, 𝗧𝗮𝗻𝗮𝗵 𝗞𝗲𝗯𝗲𝗯𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗔𝗯𝗮𝗱𝗶

"Apakah kamu baik-baik saja?"

Pertanyaan sederhana itu sering terlontar di antara para pejuang. Jawabannya selalu sama, sebuah janji yang diucapkan bersama: "Kita hidup untuk hari esok. Selamanya, jangan pernah menyerah, jangan pernah merasa takut." (Are you okay? We live for someday. Forever, never give up never feel afraid).

Mereka tidak lagi berdiri sebagai individu yang rapuh. Mereka telah melebur menjadi satu kesatuan yang utuh. Bersama-sama, mereka melangkah maju, siap menunjukkan pada dunia kekuatan sejati dari sebuah persatuan (We will together, let’s show a power).

Dengan kaki yang kokoh, mereka mulai berlari bebas, menembus rintangan demi menangkap masa depan yang cerah (Running free and catch the future). Mereka berani mencoba hal-hal baru, mendobrak batasan, dan meruntuhkan tirani lama demi menciptakan sesuatu yang berbeda (Trying something will be different).

Kini, mereka memiliki nama. Mereka adalah Colderra.

Colderra bukan sekadar sebuah wilayah di atas peta; Colderra adalah lambang dari tanah kebebasan. Sebuah tempat di mana jiwa-jiwa merdeka akan selalu hidup, tegak berdiri, dan bertahan untuk selama-lamanya (Colderra is land of the freedom always life and stand forever).COLDERRA – Colderra

youtu.be/qAjDHW0Uo4I

www.colderra.com

#Colderra
#ColderraMusic
#PowerMetal
#SpeedMetal
#HeavyMetal
See MoreSee Less
View on Facebook

Trio New Pusat Dunia (NPD), kembali dengan sebuah lagu manis khas mereka. Kini mereka kembali dengan sebuah single berjudul “I Love You But You Lebih Love Me” yang sudah resmi dirilis pada 29 Mei silam.



http://tiny.cc/6w84101

#NPD
#Oridistro

Unit alternative rock asal Jakarta, HEADKLOUD, kembali mempertegas identitas musikal mereka lewat single terbaru berjudul “SIKLUS ORBIT MASA”.



http://tiny.cc/4w84101

#HEADKLOUD
#Oridistro

Daniyal Jansen – “Kepala Dua.” menghadirkan refleksi emosional tentang pengkhianatan, ego, dan sisi gelap hubungan sosial yang sering terjadi di lingkungan pekerjaan maupun pertemanan.



http://tiny.cc/0w84101

#DaniyalJansen
#Oridistro

Lewat ‘“GODSENT”, Ave tidak hanya menghadirkan lagu cinta biasa, tapi sebuah pengingat bahwa rasa cukup & dicintai sering kali datang dari orang yang tepat, bahkan di saat kita sulit melihat dalam diri sendiri.



http://tiny.cc/wv84101

#Ave
#Oridistro

“Gini-Gini Aja” memang tidak menawarkan hal yang terasa rebel. Bekerjasama dengan DoggyHouse Records, single Grayce Soba & Richad Bernado – Gini-Gini Aja akan tersedia via digital mulai 5 Juni 2026.



https://freeimage.host/i/C2hMPHb

#DoggyHouseRecords
#Oridistro

Passion Vibe menjadi label independen Indonesia pertama yang membawa Katya Lel ke dalam orbit musik Tanah Air melalui sentuhan R&B khas Kaleb J.



http://tiny.cc/rv84101

#PassionVibe
#Oridistro

Trio Soulfood kembali dengan warna dan atmosphere baru. “Bouncing” adalah karya yang digarap Palel, Lyta dan di eksekusi baik oleh Bam sebagai anak baru mereka dengan wajah dan beat yang menarik.



http://tiny.cc/qv84101

#SOULFOOD
#Oridistro

Cindy Bernadette, akhirnya kembali ke panggung musik Indonesia dengan pernyataan yang kuat melalui single terbarunya, “Shoulda Coulda.”



http://tiny.cc/pv84101

#CindyBernadette
#Oridistro

Band pop romantis, LJF (Love Jump Fly), resmi melepas single terbaru mereka yang bertajuk “Sejenak”. “Sejenak” bercerita tentang pertemuan yang dibatasi oleh ruang dan waktu.



http://tiny.cc/av84101

#LJF
#Oridistro

Musisi kontemporer Aku Jeje resmi merilis single terbaru berjudul “Maria”. Melalui “Maria”, Aku Jeje mengangkat cerita tentang cinta yang indah, namun tidak bisa bertahan lama.



http://tiny.cc/4v84101

#AkuJeje
#Oridistro

Penyanyi virtual KAF telah merilis video musik untuk “School Wars,” sebuah lagu unggulan dari album kelimanya yang akan datang, “Transcendent Love,” yang dijadwalkan rilis pada 27 Mei.



http://tiny.cc/qh64101

#Avex
#Oridistro

Lindee Cremona merilis single “Malas Tapi Terpaksa”. Lagu ini mengusung nuansa hiphop ringan dengan menghadirkan seorang rapper asal Ambon bernama Kawizz sebagai kolaborator.



http://tiny.cc/kh64101

#LindeeCremona
#Oridistro

ASBAK Band – “Sampai Kapan Kupendam” hadir sebagai gambaran jujur tentang pergulatan hati seorang introvert yang menyimpan cinta begitu dalam, namun selalu kesulitan untuk mengungkapkannya.



http://tiny.cc/fh64101

#ASBAKBand
#Oridistro

PVLETTE – “Semakin Buram dan Percuma” mengusung narasi linear yang mengikuti perjalanan batin seorang individu yang berada di titik paling rapuh dalam hidupnya.



http://tiny.cc/5h64101

#PVLETTE
#Oridistro

Michelle Limanjae merilis single “Cape Schanck” terinspirasi dari kawasan pesisir di Mornington Peninsula, Victoria, Australia — dikenal dengan tebing dramatis, angin kencang, dan mercusuar tua.

https://n9.cl/wbt50q

http://tiny.cc/x544101

#MichelleLimanjae
#Oridistro

STARGLOW, grup tari dan vokal beranggotakan lima orang yang lahir dari proyek audisi BMSG, THE LAST PIECE, telah merilis video musik untuk lagu baru mereka, “Good Boys Anthem”.

https://n9.cl/wbt50q

http://tiny.cc/u544101

#Avex
#Oridistro

Artis R&B Jepang, SIRUP, telah merilis video musik untuk single digital terbarunya, “Not AI,” sebuah lagu dansa berirama yang mengeksplorasi makna menjadi manusia di dunia yang semakin didominasi oleh AI.

https://n9.cl/wbt50q

http://tiny.cc/n544101

#Avex
#Oridistro

Penyanyi dan penulis lagu Mario G. Klau kembali melanjutkan perjalanan musiknya di tahun ini lewat single terbaru berjudul ‘Tarik Ulur’.

https://n9.cl/wbt50q

http://tiny.cc/h544101

#MarioGKlau
#Oridistro

Maximillian merilis album ketiganya, I’m Fine — proyek pop berisikan 13 lagu mengeksplorasi kecemasan, patah hati, cinta, tekanan, serta perasaan-perasaan yang seringkali sulit diungkapkan secara terbuka.

https://n9.cl/wbt50q

http://tiny.cc/d544101

#Maximillian
#Oridistro

Duo pemenang penghargaan dan pemegang sertifikat multi-platinum, Icona Pop, kembali dengan single baru mereka yang euforik, “Butterfly Feelings.”

https://n9.cl/wbt50q

http://tiny.cc/8544101

#IconaPop
#Oridistro

Melisa Darusman secara resmi merilis single terbarunya, “Lady Sky”, sebuah karya yang lebih dari sekadar lagu, “Lady Sky” adalah ruang Melisa untuk pulang ke masa kecilnya.

https://n9.cl/wbt50q

http://tiny.cc/3544101

#MelisaDarusman
#Oridistro

Load More…