Cover for ORIDISTRO
2,048
ORIDISTRO

ORIDISTRO

Your Criminal Partners

Friday January 9th, 2026

ORIDISTRO
SECOND SEMESTER RILIS SINGLE KEDUA BERJUDUL EMOTICON ":)” (TITIK DUA KURUNG TUTUP) SEBUAH EKSPRESI SINGKAT TENTANG SESAKNYA DIGHOSTING

Setelah single pertama mereka "This Song Should Be Untitled" rilis pada Oktober 2025, Gusade (Vokal), Ahmed (Gitar), Subakk (Bass), dan Rezta (Drum) kini merilis single ke-2 dengan tajuk unik berupa emoticon ":)" atau dibaca "Titik Dua Kurung Tutup". Sebagai pembuka tahun 2026, Second Semester di lagu ":)" merambah teritori emo dengan solo panjang, aransemen dan lirik depresif yang bertemakan pengalaman pribadi sang vokalis Gusade Kresnayana. Beberapa kali di-ghosting saat memulai hubungan, membuat Gusade menulis lagu ini tentang sesaknya pesan singkat yang daya rusak kuat yaitu "Titik Dua Kurung Tutup" atau ":)".

Lagu “:)” mengisahkan seorang pria yang bertahan pada harapan semu demi cinta, memaksa diri untuk terus berjuang meski sadar kenyataan tak berpihak. Pada akhirnya, ia harus menerima pahitnya kebenaran: harapan itu bukan janji, dan yang ditunggu bukanlah dirinya.

“Lagu ini bercerita tentang seorang pria yang sempat diterbangkan oleh harapan, lalu menggenggamnya sebagai alasan untuk terus bertahan, berjuang, dan bermimpi. Ia memilih memaksa dirinya tetap berdiri demi bisa menemani wanita yang ia cintai, meski perlahan menyadari kenyataan tak pernah benar-benar berpihak. Harapan yang ia genggam ternyata bukan janji, melainkan kesemuan belaka—dan seluruh perjuangannya pun tak pernah ditujukan untuknya. Pada akhirnya, ia harus menelan kebenaran paling pahit: yang ditunggu bukanlah dirinya. Cerita ini lahir dari pengalaman pribadiku, yang aku balut dengan sedikit dramatisasi,” ujar Gusade Kresnayana

Diproduksi tak lama setelah Oktober 2025, lagu “:)” menandai fase lanjutan Second Semester dalam merawat konsistensi karya. Ahmed bertindak sebagai komposer dengan lirik ditulis oleh Gusade Kresnayana, sementara proses rekaman dilakukan langsung oleh Second Semester di Pizza Record dengan Bayu Pramasatya sebagai sound engineer. Aspek visual turut digarap secara mandiri: artwork dikerjakan oleh Gusade Kresnayana, video promo diproduksi oleh Shotbygusade, dan materi foto diabadikan melalui bidikan Gung Krisna. Bahkan Single ini sudah datang beserta video klip youtube.

Single ":)" sudah hadir di berbagai platform digital seperti Spotify, YouTube Music, Apple Music, dan Deezer sejak 7 Januari 2026.

oridistro.com

open.spotify.com/track/3FyszDIKQhoYYYDFoBNh5H

#SecondSemester
#Oridistro
#OridistroMedia
#YourCriminalPartnersSecond Semester · 🙂 · Song · 2025
See MoreSee Less
View on Facebook

Thursday January 8th, 2026

ORIDISTRO
MEREKAM AMARAH DAN REALITAS KOTA, STEEL HAZE HADIRKAN EP NO BRAKES, ALL RAGE

Steel Haze adalah band Hardcore asal Malang akhir tahun 2024 di Malang dengan inspirasi dari gaya hardcore era 2000-an yang dipadukan dengan riff-riff modern, menciptakan sound yang agresif namun tetap berakar kuat pada tradisi hardcore punk.

Steel Haze saat ini diperkuat oleh Rizky Wahyu sebagai vokalis, M. Ayubi Zulkarnain pada posisi gitar utama, Cahya Basofi sebagai gitar ritme, M. Ramadhan Malik di lini bass, serta Wahyudi Febrianto di belakang drum. Steel Haze telah merilis EP perdana No Brakes, All Rage pada 1 Desember 2025.

Melalui EP No Brakes, All Rage yang memuat empat lagu, Steel Haze menarik garis besar tema kemarahan sebagai benang merah utama. Band hardcore asal Malang ini tidak berangkat dari konsep yang rumit, melainkan dari hal-hal yang terjadi di sekitar mereka dan pengalaman yang dijumpai dalam keseharian. Lagu “Abandoned Street” merefleksikan perubahan Kota Malang yang mereka rasakan, sementara “Cold Ashes” menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan duka atas kepergian seorang sahabat. Di sisi lain, “Feel The Quarrel” hadir sebagai kritik terhadap kepercayaan mistis yang masih melekat di lingkungan sekitar, dan “A Numb Letter” menjadi satu-satunya nomor bernuansa cinta dalam EP ini, mengisahkan tentang hubungan yang berakhir dan perasaan yang tertinggal.

“Untuk EP No Brakes, All Rage ini berisikan 4 lagu. Kami memberi garis besar tentang kemarahan untuk temanya. Kami tak jauh-jauh dalam memikirkan konten, cukup tentang hal-hal yang terjadi di sekitar kami dan apa yang kami alami sehari-hari. Contohnya seperti lagu “Abandoned Street” yang berbicara soal Kota Malang yang mulai berubah, lagu “Cold Ashes” tentang sahabat kami yang telah tiada, lalu “Feel The Quarrel” yang merupakan kritik kami terhadap hal-hal mistis yang masih dipercayai dan melekat di masyarakat sekitar dan terakhir “A Numb Letter” yang merupakan satu-satunya lagu cinta di dalam EP ini yang bercerita tentang cinta yang kandas,” jelas Rizky Wahyu

Proses rekaman dilakukan mandiri di tempat Ayubi dan 202 Sonic Lab untuk sesi vokal, kemudian dilanjutkan dengan tahap mixing dan mastering oleh Aquiver Records. Penulisan lirik sepenuhnya ditangani oleh Rizky Wahyu. Identitas visual EP ini dilengkapi melalui artwork sampul yang dikerjakan oleh Napiceko. Durasi produksi dimulai sekitar awal sampai pertengahan tahun 2025. Tidak ada kendala berarti selain kesibukan masing-masing personil

“Kalau untuk kendala kemarin dalam pembuatan EP ini cukup bisa kami atasi. Tidak ada yang rumit selain menyesuaikan jadwal kesibukan masing-masing personil dengan proses produksi. Kebanyakan sibuk dengan urusan rumah tangga masing-masing bahkan ada yang baru menikah dan ada yang istrinya masih mengandung,” ujar Rizky Wahyu sang vokalis

Steel Haze juga berencana, setelah merilis EP ada beberapa plan. Bahkan tak lama setelah rilis, mereka kembali aktif bermain di gigs-gigs lokal Malang di bulan Desember untuk perkenalan EP. Untuk rencana tur pasti ada namun tidak dalam waktu dekat.

“Setelah perilisan EP, sebenarnya ada rencana untuk menggelar tur. Namun, pasca rilis kemarin kami lebih dulu tampil di beberapa gig lokal sepanjang bulan Desember sebagai langkah awal untuk memperkenalkan EP ini.” tutup Rizky Wahyu

Dirilis pada 1 Desember 2025, EP No Brakes, All Rage dari Steel Haze kini telah tersedia dan dapat dinikmati di berbagai platform digital seperti Spotify, YouTube, dan Apple Music, menjadi penanda langkah lanjutan band hardcore asal Malang ini dalam menyuarakan energi, kemarahan, dan realitas yang mereka hadapi.

oridistro.com

open.spotify.com/album/6eIsnVDSDxaSG909FDOyfR

#SteelHaze
#Oridistro
#OridistroMedia
#YourCriminalPartnersSteel Haze · EP · 2025 · 4 songs
See MoreSee Less
View on Facebook

Thursday January 8th, 2026

ORIDISTRO
"FILM ‘PENUNGGU RUMAH: BUTO IJO’ MENGGAET ARDINA RASTI UNTUK MENGISI ORIGINAL SOUNDTRACK"

Creator Media dengan bangga mengumumkan peluncuran Original Motion Picture Soundtrack untuk film horor terbaru Penunggu Rumah: Buto Ijo, sebuah reimajinasi modern dari cerita rakyat Timun Mas. Lagu berjudul “Suatu Hari Kamu Akan Mengerti” dibawakan oleh Ardina Rasti, menghadirkan nuansa emosional yang kelam, intim, dan penuh ketegangan.

Mengusung genre Dark Pop / Pop, lagu ini menjadi elemen penting yang memperkuat atmosfer film—bukan hanya sebagai pengiring, tetapi sebagai representasi batin tokoh utama yang dibalut rasa cinta, pengorbanan, dan luka masa lalu yang tak pernah benar-benar sembuh.

Diciptakan oleh Riani Sovana, dengan produksi musik oleh Denny Chasmala dan Riani Sovana, “Suatu Hari Kamu Akan Mengerti” menyajikan komposisi yang minimalis namun menghantui, sejalan dengan tema horor psikologis yang diusung film Penunggu Rumah: Buto Ijo. Liriknya merefleksikan janji, perlindungan, serta konsekuensi dari pilihan-pilihan kelam yang diambil demi orang yang dicintai.

Keterlibatan Ardina Rasti sebagai pengisi soundtrack memberikan dimensi emosional yang kuat. Karakter vokalnya yang lembut namun tegas berhasil menangkap rasa getir, harap, dan ancaman yang menjadi inti cerita film ini.

Single “Suatu Hari Kamu Akan Mengerti” dirilis di bawah label Creator Media, dengan dukungan Bersama Entertainment, dan kini telah tersedia di berbagai platform digital, termasuk Spotify.

TENTANG FILM PENUNGGU RUMAH: BUTO IJO

Penunggu Rumah: Buto Ijo merupakan film horor modern yang mengadaptasi secara bebas legenda rakyat Timun Mas, menghadirkan kisah teror, perjanjian masa lalu, dan konsekuensi yang menagih korban. Film ini menggabungkan elemen horor folklor Indonesia dengan pendekatan sinematik kontemporer.

oridistro.com

open.spotify.com/track/19CISqCPzwc5qbPE22Y129

#ArdinaRasti
#Oridistro
#OridistroMedia
#YourCriminalPartnersArdina Rasti · Suatu Hari Kamu Akan Mengerti (OST. Buto Ijo) · Song · 2026
See MoreSee Less
View on Facebook

Tuesday January 6th, 2026

ORIDISTRO
Coba fitur PaperPay Out di Paper.id & dapatkan Free Paper Plus 3 Bulan (senilai Rp300rb)!

Gunakan kode referral ini saat mendaftar: 6KFS7T9VF2

Ayo daftar get.paper.id/Pxn8r56

#PaperID
#Sembrani
#SembraniProduction
See MoreSee Less
View on Facebook

Band Rimba mengumumkan bahwa lagu mereka berjudul “Kampiun” resmi menjadi salah satu soundtrack dalam film layar lebar Suka Duka Tawa, yang akan dirilis pada 8 Januari 2026.



https://n9.cl/xdoyk

#BandRimba
#Oridistro

Boy group Jepang yang sedang naik daun, ONE OR EIGHT, telah merilis single baru mereka “POWER” sebagai lagu pembuka dari mini album mendatang mereka GATHER, yang akan dirilis pada 28 Januari.



http://tiny.cc/k2ex001

#ONEOREIGHT
#Oridistro

Setelah berhasil menyelenggarakan tur solo di tahun 2025, Adhitia Sofyan akan kembali menggelar tur solo bertajuk “Solo Tur Lagi”. Tahun ini Adhitia Sofyan akan mengunjungi 9 kota di pulau Jawa dan Bali.



http://tiny.cc/e2ex001

#AdhitiaSofyan
#Oridistro

Dul Jaelani kembali menghadirkan karya terbarunya yang bertajuk ‘Sebenarnya, Selamanya…’, sebuah single yang mengangkat kisah kasmaran dengan sudut pandang yang jujur, intim dan emosional.



https://n9.cl/vbeq7m

#DulJaelani
#Oridistro

Sebagai pembuka tahun 2026, Second Semester di lagu “:)” merambah teritori emo dengan solo panjang, aransemen dan lirik depresif yang bertemakan pengalaman pribadi sang vokalis Gusade Kresnayana.



https://n9.cl/v81x4

#SecondSemester
#Oridistro

Grup band skatepunk asal Jakarta, Man Sinner resmi merilis single terbaru berjudul “Bumi Menangis (Unplugged)” sebagai respons atas bencana banjir bandang yang melanda Sumatra dan Aceh baru-baru ini.



https://n9.cl/5esxk

#ManSinner
#Oridistro

Melalui EP “No Brakes All Rage”, Steel Haze menarik garis tema kemarahan sebagai benang utama. Band hardcore ini tidak berangkat dari konsep yang rumit, melainkan dari hal-hal yang terjadi di sekitar mereka.



http://tiny.cc/jfcx001

#SteelHaze
#Oridistro

Creator Media mengumumkan peluncuran Original Motion Picture Soundtrack untuk film horor terbaru Penunggu Rumah: Buto Ijo. Lagu berjudul “Suatu Hari Kamu Akan Mengerti” dibawakan oleh Ardina Rasti.



http://tiny.cc/bfcx001

#ArdinaRasti
#Oridistro

Lewat ‘Sugar Coat Inc.’, TRIPOV ajak pendengar masuk ke dunia metaforis yang mereka sebut “pabrik permen”—tempat di mana iap lagu punya rasa dan karakter berbeda: ada yang manis, asam, lembut, bahkan menyengat.



http://tiny.cc/7fcx001

#TRIPOV
#Oridistro

PUTICS rilis single “Pulang”, Karya yang Meleburkan Batas Genre. “Pulang” adalah sebuah karya introspektif yang menangkap esensi kerinduan untuk pulang ke arah yang lebih baik atau pun sebaliknya.



http://tiny.cc/5fcx001

#Putics
#Oridistro

Single debut dari Thalia Gunawan “Kamu yang dibangku depan” menjadi langkah awal Thalia memasuki industri musik Indonesia dengan pendekatan yang jujur dan dekat dengan realitas remaja.



https://n9.cl/ru6tnw

#ThaliaGunawan
#Oridistro

Cicilia Elsa melepas trek “Halaman Terakhir”, ini merupakan lanjutan dari beberapa single sebelumnya yaitu “Missing You”, “Looping Lie”, dan “Perfect Lie” yang dirilis berurutan sepanjang 2025 ini.



https://n9.cl/l3x4n

#CiciliaElsa
#Oridistro

SCVRS merilis “Love in Suburbia”, sebuah karya berkiblat dreampop/psychedelic bercerita tentang kecintaan seseorang pada Tuhan, dan seorang istimewa yang membuatnya merasa mampu melampaui keterbatasan dirinya.



https://n9.cl/hkhbtr

#SCVRS
#Oridistro

Qodir kembali hadir lewat kolaborasi bersama Arya Novanda dalam single terbaru berjudul “LOGILA!”. Lagu ini membawa semangat perlawanan terhadap orang-orang zalim.



http://tiny.cc/jt8x001

#Qodir
#Oridistro

Band Pop Alternative asal Kota Malang, Danmira mengumumkan atas perilisan single perdananya yang berjudul “Kilau” pada tanggal 9 Januari 2026.



http://tiny.cc/ht8x001

#Danmira
#Oridistro

Setelah single debut ‘I Want To Be The Sun’ yang ajak pendengar berani bermimpi, penyanyi & penulis lagu muda Runner Up 1 Gadis Sampul 2023 Alaska Sirait kembali dengan karya keduanya ‘Good For You’.



http://tiny.cc/ct8x001

#AlaskaSirait
#Oridistro

Setelah sebelumnya hanya dirilis secara eksklusif di YouTube, akhirnya Aziz Hedra merilis ‘I Don’t Know Anymore (Live Session)’ di seluruh digital streaming platform.



http://tiny.cc/7t8x001

#AzizHedra
#Oridistro

Matoha Mino Patahkan Mitos Tanah Leluhur dengan Lagu “Gunung Kawi” Musisi di balik OST. KKN di Desa Penari ini Gandeng Orang Terdekat di Single Terbaru.



http://tiny.cc/2t8x001

#MatohaMino
#Oridistro

Artis indie yang meraih enam kali Platinum, Cavetown (Robin Skinner), merilis “Sailboat”, kolaborasi berkilau bersama Chloe Moriondo dan diproduseri bersama oleh Underscores, menjelang perilisan albumnya.



http://tiny.cc/ts8x001

#Cavetown
#Oridistro

RIOTNINETYNINE unit Hardcore asal Singaraja – Bali kembali lagi untuk melepas DEMO nya berjudul “GREED IS DEATH” dan lagu meraka sudah tersedia di platform musik, yang dirilis oleh Pleasure Records.



http://tiny.cc/ps8x001

#RIOTNINETYNINE
#Oridistro

Coba fitur PaperPay Out di & dapatkan Free Paper Plus 3 Bulan (senilai Rp300rb)!

Gunakan kode referral ini saat mendaftar: 6KFS7T9VF2

Ayo daftar http://get.paper.id/Pxn8r56

#PaperID
#Sembrani
#SembraniProduction

Load More…