in

Bajaringan “Huru Hara” Single Perdana

Music Bajaringan Artwork Single Huru-Hara
Bajaringan - Huru Hara (Artwork)

Bajaringan merupakan band asal Tangerang yang telah merilis single perdananya dengan judul ‘Huru–Hara’. Lagu ini bercerita tentang tragedi sosial-ekonomi yang terjadi, khusunya pada masyarakat kelas bawah. Luapan perasaan dan penderitaan merupakan satu poin yang ditonjolkan pada lagu ini.

Campuran warna vokal yang keras, gitar distorsi dan ketukan drum yang energik, mendukung luapan emosi yang disampaikan dari lagu ini. Dalam proses pembuatannya, penulisan lirik dilakukan oleh Gilang (gitaris). Nada dan aransemen dilakukan bersama-sama pada saat proses rekaman berlangsung.

Music Bajaringan Band Single Huru-Hara
Photo from Press Kit

“Gue terinsipirasi dari peristiwa-peristiwa sosial yang terjadi semasa gue kuliah. Apalagi banyak temen-temen gue yang bersentuhan langsung terhadap peristiwa-peristiwa itu. Jadi, gue tumpahin semua cerita dan emosinya di lagu ini,” ujar Gilang selaku gitaris.

Lewat ‘Huru-Hara’, Bajaringan memberikan perspektif keadaan hidup pada masyarakat kelas bawah yang selalu ditimpa beban hidup yang tidak berkesudahan. Kesulitan dalam memenuh kebutuhan pokok, inflasi, pengangguran, dan kelaparan menjadi bagian cerita yang dituliskan dalam lagu ini.

Bajaringan – Huru Hara
Music by Bajaringan
Lyrics by Gilang Fachri Maulana

Barang Pokok Langka Ditahan Penimbun
Tutur Katanya Biasa Melebun
Harga Makin Naik Sampai Ogah Turun
Sampah Pun Berharga Bagai Harta Karun
Jauh Dari Kata Kesejahteraan
Lulus Sekolah Jadi Pengangguran
Orang Tuanya Melayu Perlahan
Tak Ada Pesta Di Meja Makan
Terpaksa
Dipaksa
Menunduk
Ditanduk
Berkumpul
Berteriak
Menembus Telinga Orang-Orang Kuat
Berlutut
Menangis
Orang-Orang Lemah Hanya Jadi Korban
Pikiran-Pikiran Tumpul Para Petinggi
Penuhi Kepuasan Diri Sendiri
Buta Hati
Mata Mati
Tidak Ada Satu Pun, Orang Peduli
Egois
Apatis
Anarkis
Bombastis
Menekur
Dicukur
Kelukur
Dipaksa Bersyukur